Ruang publik berhias ide dan gagasan yang patut didiskusikan bagi para akademisi, praktisi maupun masyarakat yang ingin menyampaikan kritik, komentar, maupun saran
Idul Qurban 1446 H 6 Juni 2025 di VTB
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Penyembelihan hewan qurban di VTB kali ini tak dihadiri Pak RT yang biasanya memyembelih hewan-hewan qurban karena keluarganya menyembelih sapi di kampung halaman.
tahun ini yang disembelih 1 sapi dan 2 kambing saja.
Waktu dhuhur telah tiba. Setelah singgah di museum "santet" yang menurut pejabat Kemenkes akan menjadi Rumah sakit itu, seketika memutuskan untuk sholat di masjid terdekat. Setelah melihat peta daring, yang paling tampak memcolok Masjid Sunan Ampel. Jadilah rombongan menuju Masjid Sunan Ampel. Sesampainya di lokasi, tak menyangka berbarengan dengan para rombanga peziarah makam Sunan Ampel. Pintu masuk ke area masjidpun khusus untuk para peziarah. Sepertinya ada pintu masuk lainnya. Interior masjid Sunan Ampel didominqsi warna coklat dan putih dengan banyak tiangvyang menopang atapnya. Namun sayang belum bisa berkesempatan masuk ke ruang utama masjid karena dikunci oleh pengurus masjid. Adapun pengunjung dapat melakukan sholat di belakangnya, dimana masih dalam satu bangunan masjid.
Minggu siang 23/4 23 berkesempatan mengunjungi peninggalan mbah kosel di desa Ngampon. Lokasinya empat menit dari rumah mbah Bayan Desa Waduk. Rencana awal harus mencari dan bertemu mbah Nasir. Alhamdulillah pria yang berusia 73 thn berhasil ditemui dirumahnya. Pria yang punya isteri mbah Painem ini masih terlihat sehat dan bisa berkomunikasi dengan baik. Pria yang mempunyai anak 3 orang dimana yang paling besar berusia 63 th ini sangat terbuka dengan maksud dan tujuan bersilaturahim. Pria yang menempati rumah warna kuning ini menuturkan kalau lokasi peninggalan Mbah Kosel ada didepan rumahnya lewat jalan setapak. Kurang lebih 20 m dari jalan aspal menuju ke lokasi peninggalan mbah Kosel. Terlihat rerumputan menghijau sepanjang jalan setapak tersebut. Sesampainya di lokasi, Mbah Nasir menunjukan batas batas peninggalan mbah Kosel. Dengan bantuan mbah dan anak-anak untuk mengabadikan bat...
Tradisi kumpul Asbaro di malam takbiran menjadi ajang silaturahim diantara anggotanya. Hari ini, 29 Ramadhan 1443 H atau bertepatan dengan 1 Mei 2022 menjadi sangat istimewa bagi Asbaro. Mengapa, karena selama dua lebaran, yaitu tahun 2020 dan 2022, praktis tradisi kebaikan ini berhenti. Covid19 menjadi penyebabnya. Anggota Asbaro demikian antusias untuk bisa hadir temu kangen kali ini. Hal itu terlihat dari konfirmasi kehadiran pada isian list WAG Asbaro yang mencapai 20 orang dari 35 alumni. Benar saja, saat temu kangen ini berlangsung yang hadirpun mencapai 19 alumni. Meskipun disela-sela acara ada yang ijin mendahului, tak mengurangi kehangatan bercengkrama. Demikianlah teman teman kecil yang tak kecil lagi, dan tentu pada umumnyq telah memiliki anak kecil.
Komentar